SEGENGGAM HARAPAN UNTUK ANAK KITA

SEGENGGAM HARAP 

image

Kelak Ketika usiamu semakin tua dan Tanganmu tak lagi mampu menguatkan tubuh apakah yang paling kuharapkan dari anakmu? kelak ketika suaramu tak lagi sanggup menyampaikan kehendak mu dengan suara jelas dan lantang apakah yang paling kamu harapkan dari anakmu?
Kelak andai kata uangmu sanggup untuk menggaji 10 pembantu untuk melayanimu tetapi layanan paling VIP pun tak mampu meneduhkan hatimu maka apakah yang paling engkau nantikan dari anakmu?
kehadirannya ataukah pembantu dan pelengkapnya yang dikirimkan untukmu? Ataukah pembantu hanya meringankan tugasnya mengurus rumah sementara ia sendirilah yang mengusapnya dan menyeka keringatmu….?
Apakah yang paling kamu nantikan dari anak anakmu jika pelayan terbaik di penerbangan first class pun telah Hambar Bagimu, apakah yang paling kau rindui dari anakmu jika sahabatmu telah pergi menjauh karena mati atau karena uzur yang tak mereka kehendaki? Saat kawan bicaramu semakin sedikit jumlahnya apakah yang paling berharga bagimu dari pada anak -anakmu? adakah anakmu akan berkenan mengusap air liur yang mengotori mulutmu atau mereka akan sigap memanggilkan pembantu untuk melakukannya untukmu?
Disaat gemerlap dunia tak lagi mampu menarik hatimu sementara badanmu tak lagi bugar seperti dulu apakah yang paling kau harapkan terucap dari lisan anakmu tentang sejumput rindu kepadamu, meski hampir setiap hari bertemu ataukah ucapan yang ia Tiru darimu tentang teramat sempitnya waktu, meski sekedar untuk duduk disampingmu di hari Minggu, padahal hari itu adalah hari liburnya?
Kelak adakah masa Bagimu untuk berbincang hangat dengannya di pagi sore hari, lalu ia ambilkan untukmu air wudhu ketika adzan terdengar? apakah kelak ia akan Fasih mengucapkan kalimat agar engkau memahami kesibukannya, sebagaimana dulu ia sering dengar darimu saat ia kecil ? Apakah sebenarnya yang kau cari ? Atas segala harapan dan kerinduanmu tentang anak-anak di saat tua? Apakah yang telah engkau lakukan? Ataukah saat berharga untuk anak kita Terlewatkan begitu saja? Tak ada yang berkesan bagi mereka kecuali saat bercanda dengan pembantu, sebab mereka inilah yang amat terasa Ketulusannya bagi anak-anakmu.
Anak-anak telah terlelap tidur dan aku tak tau apa yang paling membekas dalam diri mereka tentang kata dan tindakan orang tuanya.
Anak-anak telah terlelap…….
Dan mataku sembab, bersebab Tak mampu menjawab pertanyaanku sendiri.
Orang tua macam apakah aku?
Masa kecil anak-anak itu tak lama. Sesudah berlalu masa yang ia selalu merindukanmu, ia akan kuat menampakkan kaki sendiri menyusuri dunia, pada saat kita akan tua, dan sesudah itu berpindah ke alam barzakh.
Maka apa arti masa kecil anak-anak itu bagimu?
Hati ini sedang bergemuruh ORANG TUA MACAM APAKAH AKU INI?
Oleh: Muhammad fauzil adhim
(segenggam iman untuk anak kita)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s